Selasa, 22 Juli 2014

Someone Like You

Malaam temans, saya mau coba cover lagu favorite saya dengan suara pas-pasan dan aksesoris sumbang,hehe semoga menghibur :D

video

Never mind, I'll find someone like you...

Bungkus Rokok

Belakangan ini, sudah dari tahun lalu malah, booming bungkus rokok pakai gambar yang seram-seram, ini contohnya :


Kalau dilihat emang seram sih temans, tapi yang jadi pertanyaan, seberapa efisien bungkus seram itu dengan konsumsi rokok di kalangan masyarakat?
Yuk kita check komentar temans saya disini

video

Semoga kesadaran hidup sehat kita meningkat ya temans :D

Note: typo diakhir video :P

Kamis, 17 Juli 2014

Dompet Eksotis

Temans pernah kah punya barang yang umurnya sudah lama dan wujudnya sudah banyak berubah? ya saya punyaa, ini dia....

Dompet Eksotis


Perkenalkan ini dompet saya yang eksotis umurnya sudah hampir 6 tahun lama nya, dan sampai sekarang doi masih setia menjadi tempat pundi-pundi saya bernaung,hehe
Awal cerita, waktu itu saya mau beli dompet baru yang praktis dan gak ribet, diantarlah adik tercintah ke toko kue.... ????? yaa toko tas dan lain-lain tepatnya,hehe
nyari-nyari-nyari akhirnya ketemu satu dompet merk LEVIS 'KW' yang menarik perhatian saya, setelah dilihat secara lebih detail, yaaa ini yang saya mau 'Gueee bangeeeet' dibeli lah, yaa walau pun buat ngisi tu dompet perlu perjuangan banget dan padahal sering kosong,hehe tapi siapa tau cepat atau lambat bisa keisi penuh kaaan
Ditahun ke-3 itu adalah masa-masa sulit untuk memutuskan membeli yang baru atau tetap dengan dompet eksotis saya ini, ditambah lagi bujukan dari mami yang menyarankan diganti dompetnya karna sudah semakin 'tua' dan beliau juga membelikan saya dompet baru, saya galaaau, dan tak tega rasanya melepas dompet yang sudah setia menemani 3 tahun lamanya, dan akhir nya saya putuskan untuk tidak berganti kelain hati, dan dompet dari mami tinggal kenangan,hehe
Dan tidak terasa sudah hampir 6 tahun dompet ini menamani saya, kemana pun saya pergi, banyak orang yang dibikin heran sama dompet kesayangan saya ini, pernah suatu ketika dompet saya ditaru diatas meja, ada seorang teman yang bertanya "dompet sapa nih?" saya menjawab "me" , "APAAAA? SEURIUSAN???" yaa sebegitu kagetnya teman saya, dia kira ini dompet seorang laki-laki yang macho,hehe
Daaan.. sekarang saya mau bedah dompet kesayangan ini....

                                                   
Tampak Depan
                                                     
                                                  Nah ini penampakan depan nya







Tampak Belakang

Ini penampakan dari belakang, emang udah tua kayak nya,hehe







Tampak Atas

                             Ini penampakan dari atas, indah kaaan?????
                                      






Ini bagian dalam

Nah ini bagian dalam nya yang sebelah kiri, ada foto saya, adik saya Ardhi dan a Arrad kakak saya sewaktu masih kanak-kanak, dibelakang nya ada foto pacar saya, Rain,hehe yang saya ambil dari majalah :P





Ini bagian dalam juga

     Kalau yang ini bagian dalam sebelah kanan, isinya kartu-kartuan







Posisi berbaring

Dompet saya ini ada 3 lapis, lapisan 1 saya pakai untuk kertas-kertas kecil, 2 untuk uang saya bernaung, 3 untuk kartu nama saya
Eksotis memaang :D







Nah itu dia sedikit review dompet kesayangan saya, dompet ini sudah menjadi saksi perjalanan hidup saya, khusus nya masalah ekonomi,hehe karna dia selalu mengetahui berapa jumlah uang yang saya punya setiap harinya :D

I Love You my dompet eksotis :*

Kamis, 26 Juni 2014

Mawar

Andai aku bisa memilih ibu mana yang akan melahirkan ku ke dunia yang kejam ini, pasti aku memilih Bunda Teresa yang penuh kasih sayang, atau Abigail Johnson wanita kaya di dunia yang bisa membelikan apa yang aku inginkan.
Tapi apa boleh buat, nasi telah menjadi bubur, Aku terpaksa harus lahir dari seorang wanita yang sudah tidak muda lagi dengan penderitaan didalamnya,
Ketika ku lahir, tangisku di dunia tak semerdu tangis bayi yang lain,
yang kulihat bukan lah ayah yang siap mengAdzani ku,
Tetapi para wanita dengan tato dan bau rokok yang menusuk rongga pernapasanku yang masih bersih, menjadi kotor seketika.
Ketika kulahir namaku adalah Mawar, yang menurutku itu tidak pantas
Mawar mana yang tidak pernah merasakan mekar, kuncup saja sudah layu
Aku berharap ada belaian lembut dari seorang ibu yang aku rasakan,
tapi apa?
ibu ku yang selalu dibelai pria mana saja di setiap pagi, siang, malam
Aku ingin marah, tapi waktu itu, aku masih kecil, belum bisa apa-apa.
Semakin hari aku bertumbuh dewasa, di lingkungan yang sama, anak-anak seumurku bergaul dengan anak-anak yang ibunya juga tinggal ditempat yang sama.
Tidak untuk aku, aku muak dan ingin lari,
Tapi aku bisa apa? tempat ini seperti penjara, malah lebih kotor dan naas dari penjara
Pagi hari aku harus menyiapkan makan untuk wanita yang katanya ibuku, siang aku menyiapkan kamar untuk tamu-tamu ibuku. Malam aku sembunyi di ruangan yang katanya dapur tapi lebih terlihat seperti gudang.
Itu lah yang aku kerjakan setiap hari, ingin ku berlari, tapi tidak bisa.
Sampai di suatu ketika, ibu kedatangan tamu yang tak biasa, kaya sudah pasti, tampan, rapih, dan wangi, berbeda dengan tamu yang lain.
Tak sengaja dia melihatku keluar dapur. Dia bertanya kepada ibu tentang diriku.
Aku merasa takut, mereka membicarakanku,
Dan ternyata benar, ibu yang katanya ibuku menjualku!!
Aku didandani bak putri, putri yang menyedihkan.
Dijemput dengan kendaraan beroda 4, yang belum pernah aku lihat, mobil mewah, ooh seperti ini mobil orang kaya
Aku masuk kebangunan pencakar langit, begitu bersih dan mewah, seperti dalam mimpi
diantarlah ke sebuah kamar yang sudah disiapkan.
Aku masuk, dan menunggu resah
Apa yang harus aku lakukan, apakah lari? dari mana? pintu yang dikunci dengan tombol-tombol yang aku tidak mengerti? atau jendela! ya jendela, setelah ku lihat, keluar jendela, tak ada dasarnya
Dimana aku, aku sendiri, berjam-jam, menunggu resah.
Tiba-tiba 4 jam kemudian, kudengar langkah kaki mendekat dan membuka pintu. ada seorang pria, pria yang tidak muda lagi, tampan, berjas rapih, gagah, dan wangi,
dia mendekatiku, dan menyentuh pundak ku,
Aku ingin menangis,
dan tiba-tiba dia memeluku erat, dia berkata "Anak ku, maafkan aku"
Apaaa? demi apa ini? siapa pria ini? aku diam membisu dan mataku berlinang air mata.
"Aku ayahmu nak, maafkan aku, maafkan aku"
Luka, luka yang sudah membusuk dan ditaburi garam, itulah perasaanku ketika aku tau, ayahku yang dulu tak ada ketika ku lahir, tiba-tiba datang dan memeluk ku dan berkata dia adalah ayahku
lucu sekali!!! apa aku harus tertawa?! dan percaya?!
anjing apa yang harus aku lakukan? kenapa? kenapa harus melihatku dalam keadaan yang menyedihkan ini, 17 tahun, kemana aja lo?!! apa baru sadar punya anak yang perlu belas kasihan!!
Kejadian ini membuat kepalaku pusing, rumet, gila, aku hilang arah, sampai akhirnya aku lari, lari keluar kamar dan mencari tangga, terengah-engah ku berlari, sampai ku terjatuh dan tak sadarkan diri.
Ketika ku bangun, ku melihat sebuah taman, dengan pepohonan dan berbagai macam bunga, wangi, sejuk, dan begitu indah, aku merasa hidup, hidupku indah ketika ku terbangun, aku begitu cantik mengenakan gaun putih, ditemani burung yang terbang kesana-kemari, dan ternyata aku pun bisa terbang, impianku bisa terwujud disini, menari bebas, diudara, dan hidup damai selamanya, surga...

#turmoil

Selasa, 24 Juni 2014

Dasar Kurang Ajar !!!

Dasar kurang ajar masuk dalam kehidupanku seenaknya
Dasar kurang ajar menemuiku sesuka hatimu
Dasar kurang ajar membuatku menunggu
Dasar kurang ajar membuatku merindukanmu
Dasar kurang ajar membawaku pergi sampai pukul 2 pagi
Dasar kurang ajar membelai dan mencium bibirku
Dasar kurang ajar mempermainkan perasaanku sampai hatiku terkoyak tak karuan
Dasar kurang ajar minta maaf dan menyentuh bibirku
Dasar kurang ajar aku memaafkanmu begitu saja
Dasar kurang ajar kau melakukan kesalahan yang sama
Dasar kurang ajar aku maafkanmu kembali
Dasar kurang ajar aku terlalu mencintaimu
Dasar kurang ajar kamu orang nya..

#turmoil

Bayangan Cermin "Chika"

Aku Chika, di malam yang tak biasa
Entah perasaan apa yang sedang aku rasakan saat ini, aku merasa ditenjangi malam, dan ditertawakan, melihat aku yang haus kasih sayang.
Aku melihat di cermin itu, bayanganmu, ketika kau membelai rambutku, menyentuh bibirku halus, dan mendekap erat dengan hangatnya tubuhmu, (Dulu)
(Sekarang), cermin itu kosong, bayanganku... yaa hanya bayanganku yang ditelanjangi malam,
Aku haus, haus kasih sayang
Aku hilang tanpa pegangan
Aku tau aku yang salah Lex, tapi bisakah sebentar kau datang dan menghiasi cermin itu (lagi) bersama??
Baumu menempel
Menempel di tubuhku
Detak jantungmu masih terasa
Hembusan nafasmu ada dirongga pernafasanku
Itulah yang membuatku maraah
nyata tiada kamu disisiku,
Yaa kamu... yang memandangiku ketika ku terlelap disepinya malam dan menjagaku dengan kasih sayang...
Mana janjimu??
Mana janji untuk menemaniku!!!
Kembali lah, aku butuh kamu...
Aku butuh kamu...
Kamu yang ada di Surga
Kembali lah...


#turmoil

Rabu, 11 Juni 2014

Tulisan yang Terlupakan

Temans pernah gak buka-buka buku catetan lama, dan nemuin tulisan-tulisan yang pernah dibuat tapi pas diingat-ingat, kenapa nulis ini itu, tetep aja gak ingat alasannya apa, dan yaa itu terjadi pada saya.
Ini tulisannya :

The Coffee II?
Nah yang ini sih dari judul nya The Coffee II, tapi saya udah pernah nulis juga The Coffee II di bulan Mei 2013, yang ini saya belum ingat, kira-kira maksud isinya itu apa yaa?hehe

Ngantuk?
Kalau yang ini, makin bikin bingung lagi, dari judul nya Ngantuk tapi yang jadi pertanyaan kenapa nyambung-nyambung ke Aku cuek sampai Aku sedih?hehe
Yang nulis sendiri tapi lupa sendiri juga,haha oon banget jadinya, tapi dari hal ini, saya rasa, memori otak untuk mengingat hal yang tidak berhubungan dengan perasaan itu lebih sulit, jika dibandingkan memori yang melibatkan perasaan didalamnya.
Contohnya, saat bertemu, berpisah, bahagia, apalagi saat disakitin sama orang yang spesial, selalu ingat dan tesimpan rapih di memori otak dalam folder kenangan.
Berbanding terbalik dengan rumus fisika dari hukum gravitasi newton saat SMA, easy come easy go,
nih rumusnya:

                                                                      F = G \frac{m_1 m_2}{r^2}

Lupa deh, F,G,m1,m2,r2 itu apaan, mungkin ini bisa juga dikarenakan belajarnya gak pake perasaan, tidak dikhayati,hehe (karena kurang suka aja sih sebenernya, terbukti lagi dimulai dari perasaan)
Tapi kalau tempat pertama saat ditembak gebetan masa SMA masih inget bangeet, haha x_x
Luar biasa ternyata kekuatan perasaan yang sumbernya dari hati ini...

#Hatihatidenganhati